Oranglebih banyak mengetahui cerita Jaman para Pandawa - Kurawa (Mahabarata) serta Jaman Ramawijaya Silsilah wayang Jawa perlu diketahui, tidak memisahkan antara Mahabarata dan Ramayana seperti halnya yang terjadi asalnya. Bahasa dalam wayang ini terus berkembang secara pelan namun pasti dari bahasa Jawa Kuna atau bahasa Kawi, bahasa PujanggaKaraton Surakarta Hadiningrat memang kawentar. Salah satu tokoh sastrawan yang amat penting dalam masa penggubahan karya karya yang berbahasa Jawa Kuno ke dalam bahasa Jawa Baru adalah Yasadipura I. Dalam sejarah pujangga besar Kyai Yasadipura I lahir di Pengging tahun 1729. Nama lainnya yaitu Bagus Banjar, Jaka Subuh dan Jenal Ngalim. Pandawaadalah sebuah kata dari bahasa Sanskerta (Dewanagari: पाण्डव; Pāṇḍava), yang secara harfiah berarti anak Pandu (Dewanagari: पाण्डु; , IAST: Pāṇḍu,), yaitu salah satu Raja Hastinapura dalam wiracarita Mahabharata. Dengan demikian, maka Pandawa merupakan putra mahkota kerajaan tersebut. Silsilahpandawa dalam bahasa jawa. Pandawa yang berasal dari bahasa sansekerta, yang berarti anak pandu dalam salah satu raja hastinapura mahabharata dengan putra mahkota dari kerajaan tersebut pulau jawa yaitu lima pangeran yudistira, menurut susastra yang terdapat dalam agama hindu (mahabharata) yang menjelmah atau penitisan dewa. DiIndonesia, salinan dari berbagai bagian Kitab Mahabharata telah digubah dalam bentuk kakawin berbahasa Jawa Kuno oleh para pujangga ternama sejak akhir abad ke-10. Bagian ini mengisahkan tentang silsilah serta masa kanak-kanak Pandawa dan Kurawa. Karena keculasan dan watak buruk Kurawa, kedua belah pihak menjadi sering berselisih paham KataPandawa Lima dalam Bahasa Jawa sendiri memiliki arti lima anak Pandu. Berikut ini adalah penjabaran singkat supaya kamu lebih mengenal setiap tokoh penting dalam pewayangan Jawa ini. BACA JUGA: Nama Senjata Tradisional Dari 34 Provinsi yang Ada di Indonesia. 1. Puntadewa Panggilananggota keluarga dan silsilah kerabat keluarga dalam bahasa jawa. Apalagi dalam penamaan sebuah garis keturunan ke atas atau ke bawah dibanding. Tiap tiap daerah di indonesia memang beda dalam penyebutan garis keturunan dalam silsilah keluarga misalkan dalam tradisi jawa terdapat sebutan garis keturunan hingga 18 tingkat ke bawah yakni. Sebagaimanatelah kita ketahui, cerita Mahabharata adalah hasil karya sastra India yang berpusatkan kepada Dewa Siwa, maka silsilahnyapun tentu silsilah yang berdasarkan cerita Hindu di India, dan bukan keturunan dari para Dewa, namun para Pandawa merupakan keturunan dari raja Nahusta, seorang raja di India. SastraSufi Jawa yang inklusif di dalam ajaran Sufi bermanfaat sebagai media pendidikan moral, hidup sederhana, dan pengamalan ajaran agama secara mendalam. Kata-kata kunci: Jenis sastra, sastra sufi, sastra mistik. 1. Pendahuluan Bahasa Jawa termasuk ke dalam rumpun bahasa Austronesia atau Melayu-Polinesia bagian barat. Pandawaadalah sebuah kata dari bahasa Sanskerta (Dewanagari: पाण्डव; Pāṇḍava), yang secara harfiah berarti anak Pandu (Dewanagari: पाण्डु; IAST: Pāṇḍu), yaitu salah satu Raja Hastinapura dalam wiracarita Mahabharata.Dengan demikian, maka Pandawa merupakan putra mahkota kerajaan tersebut. Dalam wiracarita Mahabharata, para Pandawa adalah protagonis sedangkan vcFYEx. Ilustrasi Akar Keturunan Urutan Silsilah Jawa lengkap dari nama keturunan pertama sampai nama keturunan ke-18 dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Dalam upaya turut melestarikan budaya dan warisan para leluhur maka istilah turunan orang jawa atau yang biasa dikenal dengan nama-nama silsilah keluarga orang jawa atau urutan trah orang jawa. Karena banyak orang yang sudah tidak mengetahui hal ini maka pada kesempatan kali ini akan saya bahas secara lengkap. Tanpa panjang lebar langsung saja disimak inilah urutan silsilah nama jawa. SEBUTAN TRAH KELUARGA JAWA Dalam Keluarga Jawa, biasanya anak menyebut orang tuanya dengan sebutan Bapak/Bapa dan Ibu/Biyung, sedang orang tuanya Ibu Bapak disebut Simbah atau Eyang. Lalu orang tuanya Simbah disebut apa..? Berikut adalah istilah untuk level keturunan ke bawah dan level leluhur ke atas dalam Bahasa Jawa Moyang ke-18. Mbah Trah Tumerah Moyang ke-17. Mbah Menya-menya Moyang ke-16. Mbah Menyaman Moyang ke-15. Mbah Ampleng Moyang ke-14. Mbah Cumpleng Moyang ke-13. Mbah Giyeng Moyang ke-12. Mbah Cendheng Moyang ke-11. Mbah Gropak Waton Moyang ke-10. Mbah Galih Asem Moyang ke-9. Mbah Debog Bosok Moyang ke-8. Mbah Gropak Senthe Moyang ke-7. Mbah Gantung Siwur Moyang ke-6. Mbah Udheg-udheg Moyang ke-5. Mbah Wareng Moyang ke-4. Mbah Canggah Moyang ke-3. Mbah Buyut Moyang ke-2. Simbah, dalam bahasa Indonesia disebut Eyang Moyang ke-1. Bapak / Simbok KITA <==== Keturunan ke-1. Anak Keturunan ke-2. Putu, dalam bahasa Indonesia disebut “cucu” Keturunan ke-3. Buyut, dalam bahasa Indonesia disebut “cicit” Keturunan ke-4. Canggah Keturunan ke-5. Wareng Keturunan ke-6. Udhek-Udhek Keturunan ke-7. Gantung Siwur Keturunan ke-8. Gropak Senthe Keturunan ke-9. Debog Bosok Keturunan ke-10. Galih Asem Keturunan ke-11. Gropak waton Keturunan ke-12. Cendheng Keturunan ke-13. Giyeng Keturunan ke-14. Cumpleng Keturunan ke-15. Ampleng Keturunan ke-16. Menyaman Keturunan ke-17. Menya-menya Keturunan ke-18. Trah tumerah. Luar biasa bukan nama-nama tingkatan keluarga jawa tersebut. Hal ini terjadi karena orang jawa sendiri sudah tidak terlalu memperhatikan dengan nama keturunan trah. Selain itu orang-orang jawa tidak tahu dengan sebutan trah keluarga karena rata-rata orang sekarang ini usianya 60-100 tahun sehingga untuk keturunan cuma sampai mbah buyut. Demikian yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat bagi teman-teman semua, dan terimakasih karena teman-teman sudah mau membaca artikel urutan silsilah Jawa ini. Tags nama silsilah jawa nama trah jawa trah jawa urutan trah jawa Facebook Twitter Pin it...»